Kepercayaan konsumen melemah pada Februari, IKK turun ke 125,2
Tuesday, March 10, 2026
JAKARTA – Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) berada di level 125,2 atau lebih rendah dari bulan sebelumnya, yang berada di level 127.
Hal ini disebabkan oleh penurunan pada semua sub-indeks ekspektasi konsumen, seperti sub-indeks ekspektasi penghasilan yang turun 5,3 poin. Kemudian keyakinan pada tersedianya lapangan kerja turun 3,4 poin dan ekspektasi kegiatan usaha turun 4,4 poin.
Meskipun demikian, BI menilai hasil tersebut tetap mencerminkan keyakinan konsumen yang cukup kuat terhadap ekonomi Indonesia.
“Hal ini tercermin dari IKK Februari 2026 yang berada pada level optimis,” ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, dalam keterangan resminya Senin (9/3) kemarin.
Sebagai catatan, posisi indeks di atas 100 menunjukkan keyakinan konsumen berada di level optimis. Sebaliknya, posisi di bawah 100 menunjukkan keyakinan konsumen berada di level pesimis.
Sementara itu Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) dalam survei tersebut menunjukkan peningkatan pada Februari 2026 ke level 115,9. Sedangkan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) melemah ke level 134,4.
Berdasarkan kelompok penghasilan, konsumen dengan penghasilan di atas Rp5 juta per bulan menunjukkan optimisme yang lebih tinggi, dibandingkan dengan konsumen berpenghasilan Rp1-4 juta per bulan.
Sementara berdasarkan kelompok usia, konsumen berusia 20-50 tahun memiliki optimisme yang lebih tinggi, dibandingkan dengan konsumen dari kelompok usia di atas 60 tahun. (KR)